Pewarnaan gigi memang sangat mengganggu penampilan dan mengurangi
kepercayaan diri, berikut akan dibahas mengenai beberapa penyebab
pewarnaan gigi.
Pewarnaan gigi dibagi menjadi 2 berdasarkan sumber penyebabnya, yaitu:
1. Pewarnaan ekstrinsik (pewarnaan akibat paparan dari luar permukaan gigi).
Penyebab pewarnaan ekstrinsik, antara lain:
a. Plak
b. Bakteri kromogenik
c. Kerusakan protein pada permukaan gigi
d. Obat kumur (klorheksidin)
e. Minuman (misalnya teh, kopi, dan minuman soda)
f. Makanan (misalnya buah berry, makanan dengan zat pewarna, makanan yang berminyak)
g. Antibiotik (misalnya eritromisin dan amoksilin)
h. Suplemen yang mengandung zat besi
2. Pewarnaan intrinsik (pewarnaan akibat paparan dari dalam gigi).
Penyebab pewarnaan intrinsik, antara lain:
a.
Jika terjadi sebelum gigi erupsi (gigi muncul ke permukaan gusi),
penyebab pewarnaannya yaitu: penyakit kelainan darah, penyakit hati,
kelainan perkembangan email dan dentin, serta konsumsi antibiotik
tetrasiklin.
b. Jika terjadi setelah gigi erupsi, penyebab
pewarnaannya yaitu: trauma pada gigi, gigi berlubang, bahan tambal gigi,
penuaan, merokok, bahan kimia, konsumsi antibiotik minosiklin, serta
perubahan fungsional dan parafungsional.
Pada kasus Anda termasuk kategori pewarnaan ekstrinsik yang diakibatkan oleh plak.
Perawatan untuk kasus pewarnaan gigi akibat penumpukan plak, antara lain:
1. Melakukan profilaksis standar, serta memperoleh pendidikan kesehatan gigi dari Dokter Gigi.
Yaitu
melakukan penyikatan gigi minimal 2 kali sehari (setelah sarapan dan
sebelum tidur malam) dengan teknik yang optimal. Teknik menyikat gigi
yang baik dapat anda konsultasikan langsung dengan dokter gigi
langganan. Pemilihan bulu sikat gigi dan pasta gigi yang tepat juga
dapat disesuaikan dengan kondisi mulut masing-masing individu, hal ini
juga dapat dikonsultasikan langsung ke dokter gigi, setelah dilakukan
pemeriksaan rongga mulut.
2. Melakukan pembersihan plak di Dokter Gigi.
Beberapa hal yang harus selalu dilakukan untuk menjaga warna gigi supaya tetap cemerlang, antara lain:
1. Meningkatkan kebersihan rongga mulut anda, yaitu:
a.
Menghilangkan plak pada permukaan gigi anda melalui penyikatan gigi
yang tepat dan optimal. Teknik menyikat gigi yang paling mudah
dilakukan, namun efektif membersihkan plak adalah dengan gerakan memutar
membuat lingkaran yang besar pada permukaan gigi (permukaan gigi depan
yang menghadap bibir dan permukaan gigi yang menghadap pipi).
Sedangkan
untuk bagian dalam gigi (bagian permukaan gigi yang menghadap lidah dan
langit-langit) disikat dengan gerakan menarik keluar, dan pada bagian
atas (oklusal) gigi disikat dengan gerakan maju mundur. Setiap permukaan
gigi disikat selama 10 kali putaran atau gerakan. Lakukan penyikatan
gigi dengan perlahan dan tekanan yang ringan.
b. Menggunakan pasta gigi yang low abrasive.
c. Menggunakan bulu sikat yang lembut.
d. Rutin melakukan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.
2. Rajin mengkonsumsi buah-buahan yang berserat dan sayuran hijau, yang berfungsi untuk pembersihan gigi secara alami.
3.
Hindari kebiasaan yang dapat menimbulkan pewarnaan pada gigi, seperti
merokok, minum kopi, teh, soda dan minuman berwarna lainnya.
4. Hindari makanan yang mengandung pewarna dan minyak yang berlebihan.
5. Tidak menggunakan obat kumur dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut.
6. Penggunaan antibiotik yang berkepanjangan juga harus dihindari.
7.
Konsumsi suplemen yang mengandung zat besi juga tidak boleh secara
terus-menerus, anda bisa mengkonsultasikan lebih lanjut kepada Dokter
langganan anda mengenai alternatif suplemen lainnya.
Demikian Reflin, semoga informasinya bermanfaat. Salam gigi sehat.
No comments:
Post a Comment